Aku ditanya
:
Sudahkah tercipta
sebuah puisi hari ini
Jawabku:
belum
Tidak ada
ekstase hari ini
Tidak ada
pergulatan dari pagi hingga sore
Semoga malam
menjelang muncullah
Tapi aku
rindu puisi
Sepenggal saja
sudah cukup
Jawabku :
tunggu saja
Terlalu banyak
mendung di hatiku hari ini
Urusan jual
beliku belum kelar
Aku masih
berburu
Tapi diri
serasa hampa tanpa sebaris puisi
Lebih baik
mati saja tanpa dibelai puisi
Jawabku :
sebentar lagi
Ini sudah
menjelang malam
Sesaat lagi
urusanku usai
Semoga malaikat pemantik
puisi segera muncul
Tapi aku tak
tahan lagi
Napasku tersisa
ditenggorokan, aku haus puisi
Satu penggal
saja, yang penting isinya berbisa
Jawabku: aku
mohon jangan desak aku
Puisiku akan
hampa hambar bila dipaksa-paksa
Tahan dulu dahaga puisimu
Tapi inilah
permohonan terakhirku, mana puisiku?
Jawabku :
berhentilah meminta
Jariku sudah
menari diatas kertas
Saripati kata-kataku
sudah membentuk makna
Dari tak
terhingga kata
Sudah kupetik
yang terbaik
Ambil dan
bacalah untainnya
Diatas kertas
putih yang bernoda hitam itu
Jawabnya :
genap sudah rasaku hari ini
Jangan lupa
esok masih ada hari baru
Tak ada hari
tanpa puisi
Jawabku :
jangan todong aku seperti itu
Boleh-boleh akulah yang maut duluan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar