Sabtu, 24 Februari 2018

Kelahiran



Kau lempar aku dalam tangis
Terhampas ke bumi, telanjang
Dingin rasanya, kurindu kehangatan
Panas kiranya, kurindu kelembutan
Lapar rasanya kumau usapan
Dahaga rasanya, kuingin siraman
Dunia kulakoni, rasa tak sanggup menjalani
Betapa setitik diri ini di tengah milyaran manusia-Mu
Apa guna rasa yang silih berganti menemui
Sama saja
Menyelemi makna di samudra terkatung-katung
Ambil saja aku, pintaku mengetuk-ngetuk
Atau kuhabiskan saja waktuku seadanya
Toh diriku tak pernah  merasa ingin ke dunia fana ini
Atau aku sudah begitu alpa
Alam  yang sangat dulu dan purba dan  jauh tak terasa lagi
Sudah begitu tersesat aku di rimba fana ini
Bagaimana aku mengingat syahadat itu lagi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ramadang

Namanya Ramadang. Begitu yang tertulis di akta kelahiran dan ijazahnya. Biasa dipanggil Andang saja, baik oleh orang tuanya ...