Bukan hanya di hari pertama, kedua, ketiga
Bahkan di hari ketujuh, keseratus dan keseribu
Termasuk di sela-sela hari itu hingga seterusnya pula
Doa dan munajat tetap dilantunkan
Kepada engkau yang terkasih
Yang telah berpulang
Yang tengah melakukan perjalanan lebih dulu
Di ketinggian pengetahuan dan imanku
Bagaimana pun aku tak mampu menyaksikan dirimu kini
Hanya doa dan munajat bersambung-sambung
Berirama dengan hikmah hakiki yang kami tahu
Lontarannya kealammu semoga sampai
Demi Allah, rasul dan para suci kami pun bermohon
Kiranya doa munajat kami menjadi saripati yang menyegarkanmu
Menjadi kegembiraanmu di alam sana
Menjadi energimu melangkah meneruskan perjalananmu
Menjadi pelipur lara bilamana ada kesedihanmu
Menjadi obat tangis orang-orang yang
kau tinggalkan
Berbahagialah engkau disana bisikku
Hari-hari fanamu di dunia begitu nyata kebaikannya
Hentakan doa munajat pun senantiasa bergema untukmu
Kami pun disini senantiasa awas
Adakah kebaikan dan segenapnya telah dilakukan
Bilamana maut pun ikut menjemput
Adakah doa dan munajat baru bagi kami
(02-02-2018 /
sepulang doa bersama 100 hari kanda Udhin P.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar